Gresik,metropantura.id
Sejumlah 80 orang yang didominasi para Lansia (lanjut usia) terlihat berkumpul di Kodim 0817 Gresik, pada Senin (23/5/2022).
Tetap dengan menerapkan protokol kesehatan dalam ruangan tersebut, terlihat beberapa diantaranya berjalan dengan
bantuan sanak saudara, bahkan beberapa diantaranya mencari pegangan pada suatu benda untuk berjalan.
Ternyata mereka
adalah para lansia dari berbagai kecamatan di Gresik, yang sedang menunggu giliran untuk mendapat pemeriksaan mata gratis
dari Kodim 0817 Gresik.
Tak hanya pemeriksaan mata gratis, mereka juga akan dijadwalkan mendapat Operasi Katarak gratis. Dalam hal ini, Kodim 0817
Gresik menggandeng Eyelink Foundation (Yayasan Sosial dari Eyelink Group). Dalam hal ini, Klinik Mata KMU Gresik sebagai
pelaksana dari Eyelink Foundation.
Wahyuni (53), ibu rumah tangga yang terlihat sumringah menunggu jadwal pemeriksaan mata gratis oleh para tenaga medis
dari Eyelink Foundation ini mengaku sangat senang atas kesempatan ini. Ia mengaku, sudah cukup lama mengalami penglihatan
yang cukup buruk. “Buram dan tidak jelas,” ujarnya singkat.
Warga Kecamatan Gresik ini menjelaskan, bahwa dirinya terdiagnosa Katarak pada beberapa tahun lalu dan ternyata terdiagnosa kembali pada tahun ini dan membutuhkan Operasi Katarak.
“Sangat terbantu, dan sudah
terbayang bisa melihat lebih jelas seperti mata kanannya,” harapnya.
Dandim 0817 Gresik, Letkol Inf Taufik Ismail, S,Sos,.M.I Pol langsung memantau berjalannya kegiatan pemeriksaan & operasi
Katarak Gratis ini, dan sesekali berbincang dengan para pasien, serta terlibat dalam proses pemeriksaan.
Menurutnya, Katarak
ini merupakan permasalahan kesehatan mata yang harus segera ditangani, agar tidak menjadi kebutaan.
“Kondisi pandemi saat ini mulai membaik, dan akhirnya rencana kegiatan sosial pemeriksaan mata & operasi Katarak Gratis ini
dapat terwujud saat ini,” terang
.
Menurutnya, mata adalah salah satu panca indera yang penting. Dimana segala hal dapat dilaksanakan, dimulai dari mata dan
berbagai kebahagiaan bisa kita lihat dan rasakan dari mata. Ia berharap, penderita Katarak ini bisa segera mendapat
penanganan dan memiliki penglihatan yang membaik.
“Karena penderita Katarak ini tinggi, jadi kami ingin meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gresik melalui penglihatan yang
lebih jelas dan terbebas dari belenggu Katarak,” lanjutnya.
Sementara itu, Perwakilan Eyelink Foundation dr. Badlina Fitrianisa Yulianingrum menyebutkan, bahwa Katarak adalah
penyebab kebutaan terbesar di Indonesia bahkan dunia. Disebutnya, hingga saat ini di seluruh cabang Klinik Mata KMU (Gresik,
Lamongan, Sidoarjo, dan Bangkalan-Madura), termasuk di Gresik, kasus Katarak adalah kasus kesehatan mata yang tertinggi.
“Katarak merupakan keluhan tertinggi yang bisa menyebabkan kebutaan bagi penderitanya, kemudian disusul keluhan lain
seperti kelainan refraksi (mata minus, silinder, rabun dekat), mata kering, dan Konjungtivitis,” sebut Kepala Cabang Klinik Mata
KMU Gresik ini.
Menurutnya, Operasi Katarak Gratis ini akan sangat membantu percepatan dalam mengatasi gangguan penglihatan akibat
Katarak dimana risiko terbesarnya adalah kebutaan. Dirinya berharap, semakin banyak pihak, baik instansi/lembaga ataupun
masyarakat yang semakin peduli dengan Katarak beserta penanganannya, seperti Kodim 0817 Gresik ini. “Hingga kini, Eyelink
Foundation telah mendukung pelaksanaan Operasi Katarak Gratis sebanyak lebih dari 6 ribu,” imbuhnya.(sgg).























