Gresik, metropantura.id
Pesangrahan Keramat Ki Ageng milik Nur Hudi Didin Arianto salah satu anggota DPRD Kabupaten Gresik di Desa Jogodalu Kecamatan Benjeng di Police Line (Garis Polisi) oleh Unit Pidum Polres Gresik. Kamis (16/06/2022) sore tadi.
Garis polisi tersebut terlihat resmi terpasang di pintu gerbang Pesanggrahan Keramat Ki Ageng, dimana pada Minggu (05/06) pekan lalu sempat membuat geger warga Gresik lantaran tempat tersebut merupakan lokasi pernikahan manusia dengan kambing.
Pemasangan Police Line oleh Unit Pidum Polres Gresik juga disaksikan oleh Kepala Desa Jogodalu beserta perangkatnya di depan pintu masuk.
Menurut k3terangan petugas dalam pemasangan police line di depan pintu masuk pesanggrahan Keramat Ki Ageng milik Nur Hudi Didin Arianto dalam kondisi sepi. Tidak ada orang sama sekali di dalam rumah termasuk benda-benda seperti keris atau sebagainya juga sudah tidak ada.
“Sekitar pukul 17.00, pemasangan telah selesai, pemasangan Police Line berjalan dengan aman terkendali,” tegas Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Aziz.
Kapolres menambahkan, proses hukum terkait kasus pernikahan manusia dengan kambing di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng masih terus berjalan. Satreskrim Polres Gresik masih melakukan penyelidikan.
“Masyarakat Gresik jangan panik, kita laksanakan proses hukum sesuai prosedur,” tegasnya lagi.(sgg)























