Gresik, metropantura.id
Petro Nite Festival 2025 kembali jadi ajang hiburan yang ditunggu-tunggu warga Gresik. Tapi di balik gegap gempita festival tahunan ini, ada sosok komunitas lokal yang lagi-lagi mendapatkan kepercayaan penting.
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) SANGGURU dari Kelurahan Trate, yang dipercaya untuk kedua kalinya mengelola zona wahana mainan di event akbar ini.
Nama Pokdarwis SANGGURU memang sudah tak asing di telinga warga Gresik. Komunitas ini tercatat sukses menjadi motor penggerak di sejumlah event, mulai dari Trate Takjil Market yang dua tahun berturut-turut jadi pusat perburuan takjil saat Ramadan, hingga Pop Up Market yang sukses digelar di halaman depan dua mall di Kabupaten Gresik.
Kini, SANGGURU kembali menorehkan kiprah di Petro Nite Festival yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-53 PT Petrokimia Gresik, perusahaan BUMN besar di bidang pupuk dan bahan kimia.
“Alhamdulillah, ini tahun kedua kami dipercaya untuk mengelola zona wahana mainan di Petro Nite Festival. Ini kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar buat kami. Kami ingin terus memberikan hiburan yang aman dan menyenangkan untuk keluarga Gresik,” ujar Mamad, Ketua Pokdarwis SANGGURU saat di lokasi, Sabtu (5/7/2025).
Zona wahana yang dikelola SANGGURU tidak hanya menyuguhkan permainan anak-anak, melalui pengelolaan yang fleksibel, Pokdarwis SANGGURU sengaja memberikan ruang bagi para pelaku UMKM yang gagal mendaftar melalui sistem online panitia.
Langkah ini jadi bentuk solidaritas dan upaya pemberdayaan ekonomi yang nyata. Mamad mengaku, ini adalah langkah solidaritas agar panggung ekonomi di Petro Nite Festival bisa dirasakan lebih merata.
“Kami tampung teman-teman UMKM yang nggak kebagian kuota pendaftaran online. Ada yang dari PKL Alun-Alun, anggota CFD, PKL Samsat, sampai pedagang yang berada di Randuagung. Ini bentuk komitmen kami supaya mereka tetap dapat kesempatan berjualan di event besar seperti ini,” jelas Mamad.
Mamad menilai, Petro Nite Festival bukan hanya soal hiburan, tapi juga jadi etalase nyata bagaimana perusahaan besar dan komunitas lokal bisa bergandengan tangan untuk menghidupkan perekonomian rakyat.
“Selain jadi hiburan warga, event ini juga jadi panggung nyata bagi pelaku UMKM Gresik untuk terus berkembang,” ucap Mamad.
Safak penjual mie ayam yang biasa mangkal di dekat Satpas Satlantas Polres Gresik Randuagung turut merasakan dengan dipercaya kembalinya Pokdarwis SANGGURU dalam event Petro Nite Fest tahun ini.
Dia mengaku bergabung berjualan di Petro Nite Fest melalui Pokdarwis SANGGURU. Safak bersukur dagangannya selalu laris manis setiap kali Petro Nite digelar.
“Kalau sudah event HUT Petro, pasti ramai banget. Jualan jadi laris, Alhamdulillah, tahun ini dibantu Pokdarwis Sangguru ikut Petronite Fest” ucap Safak dengan senyum puas.(Imr)

























