Bojonegoro, metropantura.id
Para anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari kabupaten dan kota se-Jawa Timur mengikuti apel siaga menjelang Pilkada Serentak 2024. Apel yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Timur bertempat di alun-alun Bojonegoro , Rabu (20/11/2024).
Dalam apel bertema “Kesiapsiagaan Satlinmas dalam Menjaga Trantibumlinmas Mendukung Pilkada Serentak Tahun 2024” ini, sebagai pemimpin apel Kepala Satpol PP Provinsi Jawa Timur Andik Fajar Tjahyono, dan sebagai pejabat Kepala Satpol PP Bojonegoro Arief Nanang Sugianto.
Apel siaga pagi tadi juga disemarakkan oleh aksi teatrikal simulasi kesiapsiagaan Satlinmas mendukung Pilkada Serentak 2024.
Dalam amanatnya, Kepala Satpol-PP Provinsi Jawa Timur Andik Fajar Tjahyono menyampaikan para Satlinmas mengoptimalkan tugas-tugas perlindungan Masyarakat. Sebab, tahun 2024 ini merupakan tahun politik karena pemilihan dilaksanakan secara serentak.
Lebih lanjut, Andik juga menjelaskan, pada 14 Februari lalu telah dilakukan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat (RI, Provinsi, Kabupaten/Kota), dalam situasi yang damai dan lancar. Dan pada bulan November 2024 ini akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah, yakni Gubernur serta Wakil Gubernur, Bupati serta Wakil Bupati, dan Walikota serta Wakil Walikota.
“Satlinmas memiliki peran penting dalam upaya menjaga demokrasi. Maka Pemprov Jatim melalui Satpol PP Provinsi Jawa Timur menggelar apel dan simulasi di alun-alun Bojonegoro ini,” ungkapnya.
Ia berharap, Satlinmas dapat menjalankan tugas di lapangan, memecahkan masalah dan melakukan perlindungan pada pilkada serentak 2024. Peran Satlinmas sangat strategis. Hal itu terbukti pada keberhasilannya Pilpres tahun ini yang sangat terjaga. Kali ini Satlinmas kembali mendapat tantangan pilkada serentak.
“Penyelenggara pilkada tidak mungkin bisa melaksanakan rangkaian pilkada sendiri tanpa pengawalan,” ungkapnya.
Apel siaga ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi Satlinmas, khususnya pada tahapan pilkada serentak mulai dari pendistribusian logistik, pemungutan suara, hingga pasca pemungutan suara. Para Satlinmas juga diajak untuk bisa membuktikan Pilkada Jawa Timur berlangsung tertib. Pilkada damai bukan hanya selogan tapi ikhtiar dalam penyelenggaraan pilkada serentak.
“Kedepan semoga kita tambah semangat melayani masyarakat, sehingga dapat memberikan solusi pada masyarakat menjelang Pilkada Serentak 2024,” tutupnya.(red)

























