Gresik, metropantura.id
Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 menjadi momentum penuh makna bagi salah satu keluarga di Desa Karangcangkring, Kecamatan Dukun, Gresik. Tepat pada 17 Agustus 2026, Laznas Nurul Hayat Gresik bersama KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Jawa Timur menyerahkan Rumah Layak Huni yang kini siap menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman, aman, dan bermartabat.
Penyerahan rumah dilakukan secara langsung oleh Sholikhul Amin, Kepala Cabang Laznas Nurul Hayat Gresik, bersama H. Ayubi Ghozin, General Manager KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Jawa Timur, didampingi para pimpinan serta tokoh masyarakat setempat.
Bukan sekadar bangunan, rumah ini menjadi simbol hadirnya kepedulian dan gotong royong untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat yang membutuhkan.
Rumah tersebut dibangun dengan konsep minimalis dan dilengkapi berbagai fasilitas, mulai dari ruang tamu, dua kamar tidur, ruang keluarga, kamar mandi, hingga dapur. Dengan selesainya pembangunan ini, keluarga penerima manfaat kini dapat menempati rumah yang lebih layak dan nyaman.
“Alhamdulillah, rumah ini sudah selesai dan siap ditempati. Bentuknya minimalis, ada ruang tamu, dua kamar tidur, ruang keluarga, kamar mandi dan dapur. Mohon dirawat dan dijaga. Semoga ibadahnya makin tenang dan lebih baik lagi,” ungkap Amin.
Momentum penyerahan yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan RI ke-81 membuat suasana semakin istimewa. Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang menghadirkan kesempatan bagi setiap masyarakat untuk hidup dengan layak dan penuh harapan.
Sementara itu, H. Ayubi Ghozin menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin antara KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Jawa Timur dan Laznas Nurul Hayat Gresik.
“Apresiasi kami sampaikan kepada Laznas Nurul Hayat Gresik yang telah membantu menyalurkan dana ZIS dari BMT. Beberapa program sudah dijalankan dengan baik. Kami berkomitmen untuk terus berkolaborasi,” ungkapnya.
Kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola dengan amanah dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dari kepedulian banyak orang, lahir sebuah rumah yang bukan hanya memiliki dinding dan atap, tetapi juga menghadirkan rasa aman, kenyamanan, dan harapan baru.
Di hari ketika bangsa Indonesia merayakan kemerdekaannya, sebuah keluarga di Karangcangkring pun merasakan makna kemerdekaan dalam bentuk yang sederhana namun begitu berarti: memiliki rumah yang layak untuk pulang, beristirahat, berkumpul bersama keluarga, dan beribadah dengan lebih tenang. (*)
























