Gresik, metropantura.id
Wakil Bupati Gresik Ashluchul Alif menekankan kepada seluruh insan pers untuk senantiasi memegang teguh kode etik jurnalistik dalam penulisan berita. Sehingga masyarakat bisa menerima informasi secara utuh dan faktual, serta terhindar dari berita hoax atau bohong.
Hal tersebut disampaikan Ashluchul Alif saat menghadiri Bakti Sosial (Baksos) pengobatan dan cek kesehatan gratis yang digelar Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional atau HPN 2026.
“Kami tekankan agar teman-teman pers yang tergabung dalam KWGe senantiasi memegang teguh kode etik jurnalistik dalam setiap penulisan berita, ini sangat penting dalam menjaga kualitas produk-produk jurnalistik, agar masyarakat terhindar dari berita hoax,” kata Alif, Senin (27/4/2026).
Menurut Alif, peran pers sebagai salah satu pilar demokrasi sangat penting bagi dinamika daerah, khususnya dalam menjaga kondusifitas di tengah masyarakat. Apalagi saat ini masyarakat perlu lebih teliti terhadap produk-produk hasil kemajuan teknologi.
“Sekarang ini masyarakat hampir semuanya pegang HP, segala informasi bisa diakses, termasuk foto maupun video produk-produk kecanggihan AI. Maka bantu kami untuk menjaga masyarakat, agar tidak mudah termakan berita dan informasi hoax,” tandas dia.
Lebih lanjut, Mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu mengajak insan pers yang tergabung dalam Komunitas Wartawan Grissee (KWGe) untuk senantiasa bersinergi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Kami berharap teman-teman KWGe bisa senantiasa bersinergi dengan pemerintah untuk menyampaikan progres pembangunan dan kemajuan daerah kepada masyarakat luas,” pungkasnya.(*)

























