• Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 10, 2026
metropantura.id
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik & Birokrasi
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Nasional
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Migas
No Result
View All Result
  • Home
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik & Birokrasi
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Lainnya
    • Nasional
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Migas
No Result
View All Result
metropantura.id
No Result
View All Result

Bukan Sekadar Dipulangkan, Pemkab Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran

Redaksi by Redaksi
Juli 10, 2026
0
Bukan Sekadar Dipulangkan, Pemkab Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran
1.8k
VIEWS
Bagikan ke FacebookBagikan ke TwitterBagikan ke WhatsApp

Gresik, metropantura.id

Bagi Pemerintah Kabupaten Gresik, memulangkan anak-anak pekerja migran Indonesia (PMI) ke tanah air bukanlah garis akhir. Kepulangan mereka justru menjadi awal untuk memastikan setiap anak memperoleh hak-hak dasarnya sebagai warga negara, mulai dari identitas kependudukan, akses pendidikan, layanan kesehatan, hingga perlindungan sosial. Komitmen itulah yang kembali diwujudkan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui pemulangan tahap kedua anak-anak pekerja migran dari Malaysia.

Sebanyak sembilan anak tiba di Pendopo Kabupaten Gresik, Jumat (10/7). Enam di antaranya merupakan anak pekerja migran asal Kabupaten Gresik, sementara tiga lainnya berasal dari daerah lain yang turut difasilitasi dalam proses pemulangan dari Malaysia. Bagi enam anak asal Gresik tersebut, kepulangan ini menjadi langkah awal untuk kembali membangun masa depan di tanah kelahirannya.

BacaJuga

Perkuat Peran sebagai Shodiqul Hukumah, MUI Gresik Gelar Pelatihan Penyusunan Policy Brief Berbasis Evidence

Polres Gresik Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini, Gandeng Guru Lewat Polantas Menyapa

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan, penyelamatan anak-anak pekerja migran tidak cukup dilakukan dengan membawa mereka pulang ke Indonesia. Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan mereka kembali memperoleh seluruh hak dasar yang selama ini sulit diakses akibat persoalan administrasi kependudukan.

“Menyelamatkan satu anak sama saja menyelamatkan satu generasi. Mereka harus memiliki hak identitas, memperoleh pendidikan, mendapatkan layanan kesehatan, serta perlindungan sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Perlindungan Anak. Ketika identitas mereka tidak ada, maka akses terhadap seluruh hak hidupnya ikut terputus,” tegas Bupati Yani.

Menurut Bupati Yani, yang ingin diselamatkan bukan hanya keberadaan fisik anak-anak tersebut, tetapi juga masa depan mereka. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan setiap anak yang dipulangkan akan mendapat pendampingan hingga benar-benar dapat kembali menjalani kehidupan secara normal bersama keluarga dan masyarakat.

“Kami ingin anak-anak ini kembali dengan harapan. Mereka memiliki identitas, bisa sekolah, memperoleh perlindungan, dan tetap memiliki kesempatan menggapai cita-cita. Inilah komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam melindungi setiap anak, di mana pun mereka berada,” ujarnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja terpadu lintas perangkat daerah. Setibanya di Pendopo Kabupaten Gresik, seluruh anak langsung menjalani perekaman biometrik dan identitas kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Mereka juga menerima dokumen administrasi kependudukan, bingkisan berupa perlengkapan sekolah, serta bantuan paket sembako untuk keluarga.

Tahapan berikutnya tidak kalah penting. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (KBPPPA) memberikan pendampingan psikososial agar anak mampu beradaptasi dengan lingkungan barunya. Dinas Sosial menyiapkan perlindungan sosial, sementara Dinas Pendidikan memastikan seluruh anak memperoleh akses pendidikan sesuai usia dan kebutuhannya, baik melalui sekolah formal maupun pendidikan kesetaraan apabila diperlukan. Seluruh proses tersebut dikoordinasikan bersama Dinas Tenaga Kerja yang sejak awal melakukan pendataan anak-anak pekerja migran asal Gresik di Malaysia.

“Kalau usianya masih memungkinkan, mereka akan masuk sekolah formal. Bila sudah melewati jenjang tertentu, kami siapkan pendidikan melalui Kejar Paket A, B, atau C. Yang penting cita-cita mereka tidak boleh berhenti hanya karena persoalan administrasi,” kata Bupati Yani.

Skema perlindungan terpadu tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Gresik dan KBRI Kuala Lumpur yang ditandatangani pada Oktober 2025. Melalui kerja sama itu, proses pendataan, pemulangan, hingga pemenuhan hak-hak dasar anak pekerja migran dilakukan secara berkelanjutan.

Shoheh, perwakilan dari KBRI Kuala Lumpur mengaku terharu melihat keseriusan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menyambut sekaligus mengawal masa depan anak-anak pekerja migran.

Shoheh, yang juga merupakan putra asli Bawean, memahami betul kondisi yang dialami anak-anak tersebut. Ia pernah tumbuh terpisah dari kedua orang tuanya yang bekerja sebagai pekerja migran di Malaysia. Pengalaman itulah yang kemudian mendorongnya mengabdikan diri mendampingi ribuan anak pekerja migran Indonesia di Negeri Jiran.

“Saya tidak ingin mereka mengalami apa yang saya alami dulu. Yang kami harapkan sebenarnya sederhana, anak-anak diterima di Indonesia, memiliki identitas, dan bisa sekolah tanpa dipersulit administrasi. Gresik memberikan harapan itu,” ungkap Shoheh.

Menurutnya, langkah Pemerintah Kabupaten Gresik menunjukkan bahwa perlindungan anak pekerja migran tidak berhenti pada proses pemulangan, tetapi berlanjut hingga memastikan mereka memperoleh hak sebagai warga negara dan memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Apresiasi juga disampaikan Kepala Bidang Perlindungan Anak DP3AK Provinsi Jawa Timur, Chandra. Ia menilai pendekatan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik merupakan praktik baik yang layak menjadi rujukan bagi daerah lain.

“Ini bukan sekadar memulangkan anak. Pemerintah Kabupaten Gresik memastikan seluruh mata rantai perlindungan berjalan, dimulai dari hak identitas, kemudian akses pendidikan, kesehatan, hingga layanan sosial lainnya. Praktik baik ini layak direplikasi oleh kabupaten dan kota lain,” katanya.

Program ini merupakan kelanjutan dari upaya yang telah dirintis Pemerintah Kabupaten Gresik bersama KBRI Kuala Lumpur sejak tahun lalu. Sebelumnya, tiga anak pekerja migran asal Gresik telah berhasil dipulangkan. Pada tahap kedua ini, enam anak asal Gresik kembali difasilitasi pulang bersama tiga anak dari daerah lain.

Bagi Pemerintah Kabupaten Gresik, pemulangan hanyalah pintu masuk. Yang lebih penting adalah memastikan setiap anak memperoleh identitas sebagai warga negara, mendapatkan akses pendidikan yang layak, tumbuh dalam lingkungan yang aman, serta memiliki kesempatan yang sama untuk menggapai cita-citanya.(*/sgg)

Previous Post

HUT Ke-54 Petrokimia Gresik Usung Tema “Growing the Future”

Redaksi

Redaksi

Related Posts

Perkuat Peran sebagai Shodiqul Hukumah, MUI Gresik Gelar Pelatihan Penyusunan Policy Brief Berbasis Evidence
Pendidikan & Kesehatan

Perkuat Peran sebagai Shodiqul Hukumah, MUI Gresik Gelar Pelatihan Penyusunan Policy Brief Berbasis Evidence

by Redaksi
Juli 9, 2026
0

Gresik, metropantura.id Dalam upaya memperkuat perannya sebagai Shodiqul Hukumah (mitra pemerintah) sekaligus Khodimul Ummah (pelayan umat), Majelis Ulama Indonesia (MUI)...

Read more
Polres Gresik Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini, Gandeng Guru Lewat Polantas Menyapa

Polres Gresik Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Sejak Dini, Gandeng Guru Lewat Polantas Menyapa

Juli 7, 2026
Wakil Bupati Gresik Lepas 200 Mahasiswa KKN Universitas Gresik, Dorong Hadirkan Solusi Nyata bagi Desa

Wakil Bupati Gresik Lepas 200 Mahasiswa KKN Universitas Gresik, Dorong Hadirkan Solusi Nyata bagi Desa

Juli 6, 2026
Perluas Akses Pendidikan, Pemkab Gresik Gandeng LKSA Jaring Siswa Sekolah Rakyat

Perluas Akses Pendidikan, Pemkab Gresik Gandeng LKSA Jaring Siswa Sekolah Rakyat

Juli 1, 2026
Bangun Gresik dari Desa, Wabup Alif Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program

Bangun Gresik dari Desa, Wabup Alif Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Program

Juni 25, 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Rumah Diserobot dan Sawahnya Dirusak, Warga Panceng Gresik Laporkan Saudara Almarhum Suaminya

Rumah Diserobot dan Sawahnya Dirusak, Warga Panceng Gresik Laporkan Saudara Almarhum Suaminya

Desember 19, 2024
Kebocoran! Debu Vulkanik PT Linde Gresik Cemari Desa Roomo, Empat Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Kebocoran! Debu Vulkanik PT Linde Gresik Cemari Desa Roomo, Empat Warga Dilarikan ke Rumah Sakit

Juli 30, 2025

Diduga Panitia Tak Mengantongi Ijin, 5 Orang Diperiksa Atas Tewasnya Seorang Supporter Futsal di WEP Gresik,

Desember 21, 2022
Ratusan Emak-emak Desa Roomo Demo Putusan Praperadilan Kasus Beras CSR, PN Gresik : Pokok Perkara Belum Diperiksa

Ratusan Emak-emak Desa Roomo Demo Putusan Praperadilan Kasus Beras CSR, PN Gresik : Pokok Perkara Belum Diperiksa

Oktober 28, 2024
Kurang dari 24 Jam, Polres Gresik Bekuk Pelaku Pencurian di GKB

Kurang dari 24 Jam, Polres Gresik Bekuk Pelaku Pencurian di GKB

Februari 25, 2025

Pukul Siswi hingga Pingsan, Kepala Sekolah MTS di Gresik Ditangkap Polisi

Januari 7, 2023

Ringankan Beban Mereka, Bupati Gresik Siap Bantu Biaya Pendidikan Anak Juru Parkir

0

Pemkab Gresik Gelar Operasi Pasar Migor Murah di Balai Desa Cermen Kedamaian

0
Dukung Program KBUMN, SIG Berikan Beasiswa Kepada 118 Mahasiswa Putra Putri TNI di Provinsi Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta

Dukung Program KBUMN, SIG Berikan Beasiswa Kepada 118 Mahasiswa Putra Putri TNI di Provinsi Sulawesi Selatan dan DKI Jakarta

0
Jelang Setahun Pengabdian, Yes-Bro Napak Tilas Sejarah Peradaban Islam di Lamongan

Jelang Setahun Pengabdian, Yes-Bro Napak Tilas Sejarah Peradaban Islam di Lamongan

0
Dukung Perlindungan Tenaga Kerja di Era Globalisasi, Pak Yes Minta Kawal Terus K3

Dukung Perlindungan Tenaga Kerja di Era Globalisasi, Pak Yes Minta Kawal Terus K3

0

Berkat Binaan PT Semen Gresik, Kini Vera Pemilik Usaha Kopi Bisa Meraup Omzet Ratusan Juta Perbulan

0
Bukan Sekadar Dipulangkan, Pemkab Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran

Bukan Sekadar Dipulangkan, Pemkab Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran

Juli 10, 2026
HUT Ke-54 Petrokimia Gresik Usung Tema “Growing the Future”

HUT Ke-54 Petrokimia Gresik Usung Tema “Growing the Future”

Juli 10, 2026
Polres Gresik Tetapkan Oknum Staf PMD Sebagai Tersangka Kasus Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

Polres Gresik Tetapkan Oknum Staf PMD Sebagai Tersangka Kasus Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

Juli 10, 2026
Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

Juli 10, 2026
Gelaran Petronite Fest 2026 Tercatat Putaran Uang Capai 14,4 Miliar, Pertumbuhan UMKM Gresik Melejit

Gelaran Petronite Fest 2026 Tercatat Putaran Uang Capai 14,4 Miliar, Pertumbuhan UMKM Gresik Melejit

Juli 9, 2026
Lautan Manusia Banjiri Pengajian Sedekah Bumi Pemdes Tumapel Gresik

Lautan Manusia Banjiri Pengajian Sedekah Bumi Pemdes Tumapel Gresik

Juli 9, 2026

BERITA TERBARU

Bukan Sekadar Dipulangkan, Pemkab Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran

Bukan Sekadar Dipulangkan, Pemkab Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran

Juli 10, 2026
HUT Ke-54 Petrokimia Gresik Usung Tema “Growing the Future”

HUT Ke-54 Petrokimia Gresik Usung Tema “Growing the Future”

Juli 10, 2026
Polres Gresik Tetapkan Oknum Staf PMD Sebagai Tersangka Kasus Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

Polres Gresik Tetapkan Oknum Staf PMD Sebagai Tersangka Kasus Penipuan PPPK, Modus Janjikan Lolos ASN

Juli 10, 2026
Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

Tingkatkan Kualitas APBD, Pemkab Gresik Perkuat Ketepatan Perencanaan dan Penganggaran

Juli 10, 2026
Gelaran Petronite Fest 2026 Tercatat Putaran Uang Capai 14,4 Miliar, Pertumbuhan UMKM Gresik Melejit

Gelaran Petronite Fest 2026 Tercatat Putaran Uang Capai 14,4 Miliar, Pertumbuhan UMKM Gresik Melejit

Juli 9, 2026
Lautan Manusia Banjiri Pengajian Sedekah Bumi Pemdes Tumapel Gresik

Lautan Manusia Banjiri Pengajian Sedekah Bumi Pemdes Tumapel Gresik

Juli 9, 2026
metropantura.id

metropantura.id adalah portal berita terbaru yang menyajikan berita dan peristiwa terkini seputar Nasional.

Follow Us

Kategori Populer

  • Ekbis
  • Gaya Hidup
  • Hukum & Kriminal
  • kapal tongkang
  • Migas
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Teknologi
  • Uncategorized

Berita Terbaru

Bukan Sekadar Dipulangkan, Pemkab Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran

Bukan Sekadar Dipulangkan, Pemkab Gresik Kembali Kawal Masa Depan Anak Pekerja Migran

Juli 10, 2026
HUT Ke-54 Petrokimia Gresik Usung Tema “Growing the Future”

HUT Ke-54 Petrokimia Gresik Usung Tema “Growing the Future”

Juli 10, 2026
  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan
  • Kode Etik
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Copyright © 2022 Portal Berita www.metropantura.id

No Result
View All Result
  • Peristiwa
  • Hukum & Kriminal
  • Politik & Birokrasi
  • Pendidikan & Kesehatan
  • Ekbis
  • Olahraga
  • Nasional
  • Gaya Hidup
  • Teknologi
  • Migas

Copyright © 2022 Portal Berita www.metropantura.id