Gresik, metropantura.id
Kawasan Minapolitan di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu menjadi jujugan studi banding 67 kabupaten dan kota se-indonesia sebagai salah satu desa yang telah sukses mengubah kampung kumuh menjadi semakin bersih dan lebih tertata melalui penerapan program Dana Alokasi Khusus (DAK) terintegrasi.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menunjuk Desa Randuboto sebagai objek Horizontal Learning DAK Integrasi 2021. Perwakilan 67 kabupaten dan kota itu kemudian diajak keliling menyusuri penataan jalan dan permukiman warga serta mempelajari secara langsung Kawasan Minapolitan Randuboto yang dinilai terkonsep dengan baik.
“Bantuan ini kami terima di akhir tahun 2021, tetapi realisasinya baru di awal tahun 2022, sebab kami perlu menyiapkan banyak hal, termasuk pembebasan tanah dan berkomunikasi dengan warga berkaitan dengan konsolidasi jalan dan penataan rumah-rumah warga,” kata Kepala Desa Randuboto Andik Sulandra, Selasa (10/5/2023).
Dijelaskan, penataan kampung kumuh di Desa Randuboto menjadi Kawasan Minapolitan tidak hanya ruas jalan. Tetapi juga meliputi saluran air hingga bangunan-bangunan rumah warga bercorak dhurung khas Bawean yang menjadi ikon kawasan tersebut, sekaligus simbol mata pencaharian masyarakat Sidayu, yakni nelayan dan perikanan yang terkenal sejak dulu.
“Tahun 2022 kita sudah membangun 45 unit rumah dari bantuan kementerian, dan 2 rumah dari bantuan APBD, kemudian 6 ruas jalan beserta saluran, dan juga 1 ipal komunal, sekaligus bantuan dari APBD tahun 2023 ini juga sudah sangat maksimal, sehingga kita didampingi banyak program,” terang Andik.
Andik berharap penataan Kawasan Minapolitan yang dilakukan pemerintah tersebut dapat membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat khususnya nelayan dan sektor perikanan. Sesuai kawasan berdasarkan prinsip-prinsip yang terintegrasi, efisiensi, berkualitas, dan percepatan.
“Dampaknya tentu sangat dirasakan oleh masyarakat, khususnya bagi peningkatan ekonomi, karena penataan pemukiman dan ruas jalan ini tidak terlepas dari memberikan kemudahan fasilitas dan akses bagi masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi semakin lancar,” pungkas dia.(*/sgg)

























