Gresik, metropantura.id
Empat warga Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik yang sempat dirawat intensif akibat terpapar debu dari aktivitas pabrik PT Linde Indonesia telah dipulangkan dari rumah sakit, Rabu (30/7/2025) dini hari.
Ketiga perempuan dan satu laki-laki itu sebelumnya dilarikan ke RS Petrokimia Gresik setelah mengalami gejala infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata, dan muntah. Keempatnya dinyatakan pulih dan diizinkan pulang sekitar pukul 01.00 WIB.
“Alhamdulillah, empat warga yang sempat dilarikan ke rumah sakit sudah pulang,” kata Zahid, perangkat Desa Roomo, Rabu (30/7/2025).
Menurut Zahid, hasil pemeriksaan medis menunjukkan gejala yang dialami pasien bukan disebabkan oleh penyakit bawaan, melainkan akibat paparan langsung dari debu pabrik yang tersebar di lingkungan desa.
“Ini bukan karena riwayat sakit, tapi memang dampak langsung debu yang terhirup warga,” ujarnya.
Zahid menambahkan bahwa tidak hanya empat orang yang terdampak langsung. Banyak warga juga mengeluhkan gangguan kesehatan setelah terpapar debu, terutama karena saat kejadian banyak dari mereka tengah berkumpul di luar rumah untuk menonton pertandingan sepak bola tim nasional.
“Apalagi saat itu banyak warga sedang nonton bareng timnas di luar rumah. Semua warga merasakan imbasnya,” katanya.
Pemerintah desa dan warga menyatakan akan terus mengawal penyelesaian kasus ini. Perwakilan PT Linde Indonesia sebelumnya telah menyampaikan komitmen untuk bertanggung jawab, termasuk menanggung biaya pengobatan, melakukan pembersihan lingkungan, dan mengganti kerugian materiel warga terdampak.(Imr)

























